Agedashidofu

Menu penuh kenganan, yg paling sering dimakan di kantin kampus, selain udon atau yaki sanma. Maklum jaman dulu mah menu halal belum masuk ke kampus tertjinta (yakin cinta ama itu kampus?!).

Terjemahan bahasa Indonesianya apa ya? Tahu sutra goreng kuah tsuyu?! Hahaha, apa aja deh yang penting masakan ini sesuai prinsip ekonomi: usaha sekecil-kecilnya untuk hasil yg sebesar-besarnya. Soalnya tahu murah (banget), tapi jadinya enak dan bergizi.

Bahan:

  1. Tahu sutra 2 kotak (600 gr)
  2. Katakuriko secukupnya
  3. Minyak goreng secukupnya
  4. Mentsuyu (seperti biasa si ninben andalan)
  5. Air

Cara Membuat:

  1. Bungkus tahu dengan kitchen towel (2-3 lembar), beri pemberat diatasnya supaya cairannya keluar (penting nih supaya ngga meletus-letus waktu digoreng), diamkan 15 menit.
  2. Buka bungkusan tahu, lumuri dengan katakuriko.
  3. Goreng dalam minyak panas sampai kuning muda (katakuriko ngga akan coklat walaupun digoreng).
  4. Encerkan mentsuyu dengan air panas (1:1,5-2), taburi dengan irisan daun bawang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s